Suatu hari, kara dapat kiriman paket berisi buku foto dari Tante Maggie. Besok paginya, saat Kara bangun tidur, sebuah keajaiban menyambutnya. Tentu saja, sesuatu yang seru dan menyenangkan.
Felix the Ferret loves flowers. One day, he decides to plant some flowers. Day by day goes by, but no flowers come up. What will he do next? Will his patience last?
Let's stroll around the garden and enjoy the beauty of nature!
Kumi merasa malu dengan bekalnya yang tidak keren. Jadi, hari itu dia mogok tidak mau bawa bekalnya ke sekolah. Alhasil, Kumi jadi kelaparan. Untung ada Ale yang baik. Dia membagikan bekalnya untuk Kumi.
Di sekolah Feli, teman-temannya pakai sepatu. Hanya Feli yang tidak. Feli jadi merasa kurang percaya diri. Maka, dia pergi ke toko sepatu untuk membeli sepatu baru. Apakah sepatu baru membuat Feli percaya diri?
Jerry mengeluh kepada ayahnya, Kenapa suaranya tak semerdu burung hantu? Dia hanya bisa mengerik. Ayahnya berusaha menghiburnya, tetapi Jerry terlalu kesal untuk mendengarkan. Dia melompat pergi.
Cecil benci dengan rambut ikalnya! Ia jadi tampak berbeda dengan teman-temannya. Cecil ingin rambutnya di-smoothing, tapi Mama belum kasih izin. Ia pun berusaha menjepit dan menguncir rambutnya. Tapi jadinya malah tambah aneh! Duh, apa yang bisa dilakukan Cecil supaya pede dengan rambutnya?
Buku Seri Prabaca ditujukan bagi anak usia 0-8 tahun yang berada pada tahap belajar mengenal, menggunakan, dan membaca buku
Buku Seri Prabaca ditujukan bagi anak usia 0-8 tahun yang berada pada tahap belajar mengenal, menggunakan, dan membaca buku.
Buku Seri Prabaca ditujukan bagi anak usia 0-8 tahun yang berada pada tahap belajar mengenal, menggunakan dan membaca buku.